Jumat, 10 Maret 2017

[Santri] Kalau Uang Habis

Well, menunggu adalah suatu yang menjemukan. Membosankan. Termasuk menunggu anak-anak ujian, ngawas. Ada beberapa anak yang ‘sudah tak nyaman’, mungkin ia sudah selesai mengerjakan ujian.
“Yang sudah selesai, bisa meninggalkan kelas.” selorohku.
Kasak-kusuk terdengar lebih keras.
“Kan bisa istirahat, bisa belajar untuk mapel selanjutnya, atau bisa juga sarapan bagi yang tadi belum sempat sarapan.” Lanjutku.
“Puasa kok, Us.” Jawaban dari salah satu murid.
Masya Allah, puasa apa?” mengingat hari ini adalah hari Jumat. Mungkin puasa Daud, aku husnudzon.
“Uangnya habis Us.” Murid itu kembali menjawab.
“Oalahh...!”

HIKMAH:
Ya, meskipun ada sebuah hadits كاد الفقر أن يكون كفرا, jika kita memaknainya lain maka akan beda juga akhirnya.
Aku tahu sebenarnya anak tersebut hanya bercanda. Wong di asramameski uang jajan habis, atau bahkan uang SPP belum dibayarkantetep saja dapet makan. Tapi akhirnya bisa membuat kita berpikir, bahwa dalam keterbatasan dan ketiadaan bisa kita petik hikmah untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah. Mensyukurinya dengan berpuasa.

Semoga Allah membijakkan kita dalam menjalani kehidupan ini. Aamiin

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar