Jumat, 20 Januari 2017

Paku : Allah Loves You, Wiwin!

“Ibu, mie goreng pake telor ya.” Pintaku pada petugas kantin pagi itu. Usai ngajar di jam 1-2, dan paginya belum sempat sarapan wajar jika perutku semakin berontak. Dan pergi ke kantin lalu sarapan adalah pilihan terbaik yang harus aku ambil.

Aku menunggu pesanan sambil menikmati jajanan yang tersedia. Satu tempe goreng dan coklat aku gayang habis. Bener-bener laper!

Tak berapa lama, ibu kantin menghidangkan mie goreng panas ke hadapanku, lengkap dengan telurnya. Aromanya menggodaku untuk segera melibasnya. Tunggu apa lagi? Aku segera menikmatinya.

Hingga mie tinggal sedikit. Aku melihat sesuatu yang berwarna hitam. Akupun mengiranya itu bawang goreng. Namun, bentuknya kok aneh, bukan seperti bawang goreng. Lalu, aku geser benda itu. Ternyata, bunyi yang keluar adalah klunting, tanda pertemuan antara logam dan kaca. Dan benar, ternyata paku. Allah!
http://www.cvptm.com/


Aku tak akan mencecar ibu kantin dan mengecapnya teledor. Tidak. Karena aku yakin, itu pasti bukan sebuah kesengajaan. Namun, masya Allah. Ini adalah bukti kasih sayang Allah kepadaku. Menghindarkanku dari bahaya yang akan terjadi jika paku itu tertelan bersama mie goreng. Apa jadinya? Sudah pasti aku harus ke dokter untuk pengambilan paku yang sudah tertelan, lebih parah lagi aku harus melakukan operasi, dan kemungkinan-kemungkinan yang lain.


So, fabiayyi alaairobbikuma tukadzdzibaan!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar