Kamis, 26 Februari 2015

Hari Jum'at, Kiamat

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa, hari Kiamat akan terjadi pada hari Jum’at. Tentu ini bukan ramalan, namun ini berasal dari hadits Nabi. Hadits tersebut berbunyi:
خير يوم طلعت عليه الشمس يوم الجمعة، فيه خُلق آدم وفيه أُدخل الجنة، وفيه أُخرج منها، ولا تقوم الساعة إلا في يوم الجمعة. (رواه مسلم)

“Sebaik-baik hari di mana matahari terbit adalah hari Jum’at. Pada hari itu (Jum’at) Adam diciptakan,  pada hari itu dia dimasukkan ke dalam surga dan hari itu juga dia dikeluarkan dari surga. Hari Kiamat tidaklah terjadi kecuali pada hari Jum’at.” (HR. Muslim)

Dalam sebuah percakapan pada Jum’at malam bersama salah seorang teman. Lagi-lagi percakapan geje. “eh, udah lewat hari Jum’at. Hari ini belum kiamat. Berarti setidaknya masih ada waktu 6 hari lagi.” Ya, percakapan berdasar hadits riwayat Imam Muslim di atas. Sok berdalil. Haha….


Memang masih ada 6 hari untuk sampai pada hari Jum’at pekan depan. Namun, apa kita bisa menjamin bahwa umur kita sampai hari Jum’at depan? Tak ada yang bisa menjamin! Mungkin Malaikat Izrail akan mendatangi kita esok hari, lusa, atau…. Dan jika itu benar terjadi, sudahkah kita memiliki bekal yang yang cukup untuk menyambut sang Malaikat? Tak ada jalan lain selain selalu memperbaiki diri, memohon ampun atas dosa-dosa yang kian hari kian bertambah tinggi tumpukannya.  Astaghfirullah. Astaghfirullah. Astaghfirullah. Semoga Allah berkenan menerima permohonan ampun dari hamba-Nya yang bebal ini. 

Semoga, tulisan sederhana dan berasal dari kejadian geje ini dapat menjadi renungan bagi teman-teman yang sudah membaca.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar