Kamis, 12 Februari 2015

Am I Kemayu??

Pagi ini Dienan dan Nadhif (div. Kebersihan dan kesehatan) mengetuk pintu kamar. 
"Ada apa?" Tanyaku. 
"Kita mau jalan-jalan ke Kembangsari. Lewat belakang situ ya, Us." Terang Dienan sambil jarinya menunjuk route arah perjalanan.

"Ooh.. yang penting bersih-bersihnya beres ya." Jawabku mengizinkan.
"Iya, Us. Kita udah ijin sama SMP (OSIS) kok, Us." bukan berarti mereka di bawah OSIS, tetapi mereka berpartner.
"Ya udah, hati-hati di jalan." Pesanku kepada mereka.
"Lha Ustadzah ngga ikut?"
"Ngng... engga aja deh."
"Ngga nitip?"
"Mm... nitip apa yaaa? Engga ah, habis hujan og. :D"
"Ya Allah, Ustadzah...." mereka berdecak kagum. Eh heran. Haha...
Aku dada-dada ke anak-anak yang lain dan berpesan lagi, "hati-hati di jalan yaaa, jangan lupa nanti bersih-bersih!"
Ada yang nyeletuk "loh, Ustadzah ngga ikut?"
"Engga...." aku tertawa menyadari kekonyolanku.
"Ustadzah ngga mau. Soalnya becek." Sahut Dienan.


------------
Haha... kadang aku menyadari, kekonyolanku ini hampir mirip dengan kemayu. Duuh.... X_X
Tapi, coba aku jelaskan. Tahu sendiri keadaan pasar pagi? Apalagi seperti pagi ini, setelah semalam diguyur hujan. Ngga nyaman banget melangkahkan kaki di sana. Becek. Genangan air kotor. Membuat tangan yang ingin istirahat terpaksa dipekerjakan untuk menutup hidung.

Lalu, di atas becek dan genangan air itu berjejer aneka makanan. Bagaimana menurutmu? Memang makanan-makanan itu tampak lezat. Dan mungkin juga rasanya memang lezat. Tapi apakah higienis? Ditambah makanan-makanan itu sudah terlebih dahulu dicicipi oleh lalat-lalat yang sebelumnya menghinggap di tempat yang entah seperti apa. 
Dan lagi, apakah kamu bisa jamin tangan-tangan para penjual itu bersih? Aku tidak yakin. Mereka kebanyakan berangkat ke pasar dini hari. Belum pada mandi juga kayaknya.

Aah membayangkan yang tampak itu aja udah ngeri, belum lagi proses pembuatan makanan-makanan itu yang sama sekali tidak kita ketahui.

Aku kadang juga ikut jalan-jalan kesana bareng mereka sih, tapi jaraaaaang banget beli jajanan. Paling beli buah. Atau apalah yang menurutku kebersihannya terjaga. Karena udah illfeel dulu liat pasarnya yang embuh.
Tapi, kalau teman-teman pada jajan (aku ngga ikut ke sana), kadang aku juga ikut makan sih. Hehe ... Tapi kalau inget keadaan pasar, nafsu makan suka tiba-tiba ilang. Haha..


----------
Kalau alasannya rasional begitu, sikapku yang demikian masih masuk kategori kemayu ngga? Ngga, kan? 😁


Tengaran, 8 Februari 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar