Kamis, 25 Desember 2014

Jaga Kebersihan Bayimu, Ibu!

Pagi ini, aku silaturrahim ke rumah salah satu teman lama. Ga cocok juga sih kalau disebut sebagai teman lama, karena sampai sekarang dan sampai kapanpun kami tetap berteman. Insya Allah.
Temanku punya bayi. Cowok. Badannya gemuk. Nggemesin.
Namun, pagi ini aku menyaksikan dia memandikan bayinya. Dia menggunakan bak mandi bayi. Ada yang aneh? Mmm... memang ngga ada. Hehe.... lalu? Ya, yang bikin aku heran, kenapa tidak disisakan air bersih di samping bak barang segayung.
Well, bagimu mungkin ini bukan sesuatu yang ganjil.
Aku memang belum punya pengalaman tentang merawat bayi, termasuk memandikan. Belum pernah praktek juga. Kalau memandikan jenazah malah udah pernah. Hehe.... Tapi, secara logika pun aku bisa mengoreksi hal itu. Oke! Pernah liat bayi dimandikan? Dimasukkan di bak, kan? Nah, itulah intinya! Air bekas mandi bayi tidak mengalir, alias tetap berada di dalam bak. Maka hasilnya, air di bak itu menjadi najis. Betul?
Jadi, alangkah baiknya ketika memandikan bayi, sisakan sedikit air bersih untuk bilas. Sehingga si bayi tidak hanya merasa segar setelah mandi, tapi juga bersih dan suci.
Halah, ngapain juga, kan bayi belum sholat. Ngga harus ribet gitu juga kali. Eh, jangan salah. Ini bagian dari pendidikan. Agar anak kita selalu menjaga kebersihan dan kesucian, biasakan dari kecil. Setuju?!
Selain dalam hal memandikan, menjaga kebersihan dan kesucian juga perlu ketika bayi pipis atau BAB. Diwudhuin? Hehe.... Basuh dengan air  bagian yang terkena pipis dan eek, jangan cuma dilap dengan tissue basah atau dibedakkin. Kalau dibedakkin aja yang penting wangi, jadinya malah sebar najis. Hehe...
Yup, dengan memperhatikan kebersihan bayi berarti pula menjaga kesehatan bayi. Bayi seger dicium wangi.
Daaan, insya Allah ianya akan membawa keberkahan buat ibunya. Hehe... apa coba? Mmm.... kalau bayinya bersih dan wangi, pasti banyak yang seneng, banyak yang mau gendongin. Jadi, sementara si bayi dimomongin orang, ibunya bisa nyambi ngerjakan tugas ibu rumah tangga yang lainnya. Haha... ✌
Okey Ibu-ibu, sekedar berbagi. Semoga bermanfaat... Be a good mather for your kids! 😉

Tidak ada komentar:

Posting Komentar